Showcasing Management Entrepreneur Day: Menciptakan Generasi Negeri yang Kreatif dan Inovatif

Sesi foto bersama para juri, pemateri, dan mahasiswa/i Universitas Brawijaya dalam acara Showcasing Management Entrepreneur Day 2024

Malang, 8 Juni 2024 – Showcasing Management Entrepreneur Day (MED) adalah acara tahunan Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Acara di laksanakan di Malang Creative Center dan diikuti oleh 65 booth dari mahasiswa/i Universitas Brawijaya, yang menampilkan berbagai inovasi dan solusi kreatif dalam tema SMART CITY Series: “The Contribution of the Generation”.

 

Acara Showcasing Management Entrepreneur Day bertujuan untuk memberikan wadah bagi mahasiswa Manajemen Universitas Brawijaya dalam menampilkan karya mereka. Selain itu, tujuan yang lain adalah untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa Universitas Brawijaya, khususnya bagi mahasiswa jurusan Manajemen. 

 

Bagi Let’s Play Indonesia pun, menjadi bagian dari acara tahunan ini merupakan pengalaman yang sangat berkesan. Perwakilan Let’s Play Indonesia menyatakan “Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari acara ini yang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menampilkan kreativitas dan inovasi mereka. Kami melihat banyak ide brilian yang muncul dan kami yakin mereka dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.”

 

Para peserta dibimbing dan dibekali materi tentang pemikiran desain. Mereka dituntun untuk melalui berbagai tahapan proses pemikiran desain. Mulai dari memahami kebutuhan pengguna atau market (empathy), brainstorming ide (ideation), pembuatan prototipe (prototyping), hingga pengujian dan perbaikan prototipe (iteration).

 

Lebih lengkapnya, di sini peserta MED diajarkan cara memahami masalah dari perspektif pengguna, menghasilkan ide-ide kreatif, membangun prototipe, dan mengujinya untuk kemudian disempurnakan. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa solusi yang dihasilkan tidak hanya inovatif, tetapi juga dapat diimplementasikan secara efektif di dunia nyata.

 

Setelah pembekalan materi, dilaksanakan sesi Showcasing (pameran). Para peserta memamerkan hasil kerja keras mereka di booth mereka masing-masing. Setiap booth menampilkan berbagai inovasi menarik yang dihasilkan dari proses pemikiran desain yang telah mereka lalui.

 

Pengunjung dan juri dari berbagai kalangan memiliki kesempatan untuk melihat dan berinteraksi langsung dengan para inovator muda ini. Sementara itu, para juri mulai memilah peserta mana yang layak dipilih untuk presentasi di panggung utama.

 

Mahasiswa Universitas Brawijaya sedang menjelaskan rancangan anggaran dari ide produk kelompoknya

Setelah pameran, kelompok peserta terpilih melakukan presentasi di hadapan dewan juri. Para juri terdiri dari pakar industri, akademisi, dan praktisi yang memiliki pengalaman luas dalam bidang teknologi dan pengembangan kota cerdas. Peserta yang terpilih mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan ide mereka secara lebih mendalam dan mendapatkan umpan balik konstruktif dari para juri.

 

Rangkaian MED yang cukup padat itu mendapatkan sambutan yang luar biasa dari pengunjung dan peserta. Banyak pengunjung yang terkesan dengan kualitas dan kreativitas dari karya-karya yang dipamerkan. Dengan tema SMART CITY Series: “The Contribution of the Generation”, acara ini tidak hanya menginspirasi para peserta dan pengunjung, tetapi juga mendorong pemikiran kreatif dan solusi inovatif yang dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan kota berkelanjutan.

 

Para peserta juga menyampaikan rasa terima kasih mereka atas kesempatan yang diberikan oleh Let’s Play Indonesia dan Universitas Brawijaya. Mereka merasa bahwa acara ini memberikan pengalaman belajar yang berharga dan memperkuat kepercayaan diri mereka dalam mengembangkan ide-ide inovatif.

 

Kontak Media

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, silakan hubungi:

 

Let’s Play Indonesia 

Email: info@letsplay.id

Telepon: +62 857-3362-4943

Siswi IIBS Thursina Belajar Konsep Finansial Literasi bersama Let’s Play Indonesia

Sesi Game-Based Learning IIBS Thursina didampingi oleh fasilitator Let’s Play Indonesia

Malang, 3 Juni 2024 – Let’s Play Indonesia kedatangan 10 siswi dari IIBS (International Islamic Boarding School) Thursina untuk melakukan sesi bermain di Piknik Hub Malang. Sesi bermain bersama para siswi ini dirancang khusus untuk mengenalkan konsep literasi finansial melalui Game-Based Learning (metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif dengan menggunakan board game).

 

Tema pengenalan konsep finansial dinilai penting dalam meningkatkan kesadaran akan finansial pada siswa SMP maupun SMA. Perwakilan Let’s Play Indonesia, Arif Bawono Surya, menyatakan: “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan IIBS Thursina dalam acara ini. Game Based Learning merupakan metode yang sangat efektif untuk mengajarkan konsep finansial literasi kepada siswa. Kami berharap, melalui sesi bermain ini, para siswi dapat memahami pentingnya literasi finansial dan mampu mengaplikasikan pengetahuan ini dalam kehidupan mereka sehari-hari.”

 

Pada sesi bermain kali ini, Let’s Play Indonesia memilih dua jenis board game, yaitu Brick and Mortar dan Pesona (Pembangunan Ekonomi Sosial Negeri Aksi). Kedua jenis board game tersebut dapat melatih para siswi dalam mengatur strategi keuangan dan mengetahui dampak dari setiap keputusan finansial yang mereka ambil.

 

Sesi bermain dimulai pada pukul 9 pagi WIB. Para siswi dibagi menjadi beberapa kelompok untuk masing-masing bermain satu jenis board game lebih dulu; lalu dilanjutkan dengan board game yang kedua. Jadi, ada kelompok siswi yang bermain Brick and Mortar dulu, dan sebaliknya, ada juga yang bermain Pesona dulu. Saat sesi bermain, fasilitator dari Let’s Play Indonesia mendampingi dan menjelaskan aturan permainan, serta konsep finansial yang terkandung di dalamnya.

 

Board game Brick and Mortar mengajak siswi untuk mensimulasikan pengelolaan bisnis ritel. Setiap keputusan yang diambil, baik dalam pembelian, penjualan, maupun pengelolaan sumber daya, harus dipikirkan secara matang. Permainan ini mengajarkan pentingnya perencanaan keuangan, manajemen risiko, dan strategi bisnis dalam dunia nyata.

 

Sementara itu, board game Pesona (Pembangunan Ekonomi Sosial Negeri Aksi) membawa para siswi ke dalam sebuah negeri fiktif di mana mereka harus merancang dan mengelola proyek-proyek pembangunan dengan memperhitungkan berbagai aspek ekonomi dan sosial. Melalui permainan ini, para siswi belajar tentang konsep anggaran, investasi, serta dampak sosial dari setiap keputusan ekonomi yang mereka buat.

 

Dalam waktu 120 menit, mereka tampak antusias dan terlibat aktif dalam permainan. Let’s Play Indonesia berhasil mengemas pembelajaran finansial yang kompleks menjadi pengalaman yang menarik dan mudah dipahami oleh siswi. Melalui pendekatan Game-Based Learning, sesi ini tidak hanya menawarkan kesenangan, tetapi juga menekankan pemahaman mendalam terhadap konsep-konsep finansial.

 

Para siswi IIBS Thursina juga memberikan respons yang sangat positif terhadap sesi bermain ini. Mereka merasa bahwa metode Game-Based Learning membuat pembelajaran tentang finansial menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Salah satu peserta mengatakan, “Ini pengalaman belajar yang berbeda. Kita belajar sambil bermain, jadi tidak terasa berat, tetapi sangat bermanfaat.”

 

Sesi diskusi dan refleksi dilakukan di setiap keputusan yang mereka buat. Sehingga dalam permainan mereka tidak hanya sekedar bermain, tetapi juga memahami konsekuensi dari setiap keputusan finansial yang telah mereka ambil.

 

Kontak Media

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, silakan hubungi:

 

Let’s Play Indonesia 

Email: info@letsplay.id

Telepon: +62 857-3362-4943