Lokakarya Pengayaan Desain Grafis Bersama SMP Insan Amanah: Menumbuhkan Kreativitas Generasi Muda Melalui Pembuatan Karakter Game

Malang, 11 Juni 2024 – Let’s Play Indonesia bersama dengan SMP Insan Amanah Malang mengadakan lokakarya dengan tema Pengayaan Desain Grafis Bersama SMP Insan Amanah, yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Juni 2024. Lokakarya yang diadakan di Ruang Perpustakaan lantai 6 SMP Insan Amanah ini diikuti oleh 15 peserta dari sekolah tersebut. Lokakarya ini bertujuan untuk mengenalkan dasar-dasar konsep pembuatan karakter untuk pembuatan aset game kepada para siswa.

Let’s Play Indonesia biasa mendampingi sesi bermain untuk para siswa, guru, maupun karyawan, pegawai, dan sebagainya dengan menerapkan metode Game Based Learning (pembelajaran interaktif menggunakan board game). Selain sesi bermain menggunakan board game, Let’s Play Indonesia juga bersedia mengisi ataupun bekerja sama dengan sekolah-sekolah dalam pelaksanaan lokakarya untuk mengenalkan proses kreatif, seperti desain grafis dan proses di balik layar industri game.

Lokakarya ini dirancang untuk memperkenalkan siswa kelas 8 SMP Insan Amanah pada dasar-dasar desain grafis dengan fokus pada pembuatan karakter game. Let’s Play Indonesia hadir dengan harapan dapat menumbuhkan minat dan keterampilan dalam desain grafis di kalangan generasi muda, serta memberikan wawasan tentang proses kreatif di industri game.

Rangkaian Kegiatan

Fasilitator dari Let’s Play Indonesia mendampingi siswa saat melakukan sesi latihan, Workshop berlangsung selama tiga hari, dengan setiap hari memiliki fokus pembelajaran yang berbeda:

Hari Pertama – Pengenalan Dasar Bentuk pada Karakter (11 Juni 2024):
Pada hari pertama, peserta diperkenalkan dengan konsep dasar bentuk atau shape dalam desain karakter. Fasilitator dari Let’s Play Indonesia, Irma, menjelaskan bagaimana bentuk dasar dapat mempengaruhi kepribadian dan fungsi karakter dalam sebuah game. Sesi ini diawali dengan teori lalu dilanjutkan dengan sesi latihan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya bentuk dasar dalam menciptakan karakter yang menarik dan fungsional.

Hari Kedua – Dasar-Dasar Gambar dan Bentuk Ekspresi (12 Juni 2024):
Hari kedua diisi dengan pembelajaran oleh pemateri Ayyub Anshari Sukmaraga mengenai dasar-dasar menggambar dan bentuk ekspresi yang akan diaplikasikan pada karakter. Peserta diajarkan teknik-teknik dasar menggambar wajah dan tubuh, serta cara menggambarkan berbagai ekspresi yang dapat menggambarkan emosi dan karakteristik unik dari setiap karakter. Sesi ini diawali dengan teori mengenai perancangan karakter lalu diteruskan dengan sesi latihan untuk mengembangkan keterampilan teknis siswa dalam menggambar karakter yang hidup dan ekspresif.

Hari Ketiga – Riset dan Optimalisasi Bentuk atau Ekspresi Karakter (13 Juni 2024):
Pada hari terakhir, peserta melakukan riset pengembangan desain karakter untuk menentukan bentuk atau ekspresi yang paling optimal untuk karakter yang mereka buat. Peserta diajarkan cara melakukan riset visual dan analisis referensi untuk mengembangkan karakter yang sesuai dengan tujuan game. Sesi ini diawali dengan teori yang menekankan pentingnya riset dalam proses kreatif, sesi pengerjaan yang didampingi oleh fasilitator Let’s Play Indonesia Alfi dan Ulil, dilanjut dengan sesi presentasi oleh siswa, dan evaluasi dari seluruh rangkaian kegiatan.

Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama workshop berlangsung. Mereka terlibat aktif dalam setiap sesi, bertanya, dan berdiskusi dengan fasilitator. Beberapa peserta bahkan menunjukkan kemajuan signifikan dalam kemampuan menggambar dan pemahaman mereka tentang desain karakter.

Perwakilan sekaligus game designer Let’s Play Indonesia, Istivano, menyampaikan harapannya pada kegiatan ini. “Kami senang dapat bekerja sama dengan SMP Insan Amanah untuk menyelenggarakan lokakarya ini. Kami percaya bahwa pengenalan dasar desain grafis dan pembuatan karakter game dapat membuka wawasan dan minat siswa terhadap industri kreatif. Kami berharap acara ini dapat menjadi langkah awal bagi mereka untuk mengeksplorasi dan mengembangkan bakat mereka di bidang desain grafis.”

Kesimpulan

Acara Pengayaan Desain Grafis Bersama SMP Insan Amanah yang diselenggarakan oleh Let’s Play Indonesia berhasil mencapai tujuannya untuk mengenalkan dasar-dasar konsep pembuatan karakter kepada siswa. Melalui rangkaian kegiatan yang terstruktur dan interaktif, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang proses kreatif dalam desain grafis dan pembuatan karakter game. Acara ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus mengembangkan keterampilan dan minat mereka di bidang desain grafis maupun industri kreatif.

Kontak Media

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, silakan hubungi:

Let’s Play Indonesia
Email: info@letsplay.id
Telepon: +62 857-3362-4943

Kunjungan Sikola Mombine: Pelatihan Penggunaan Aplikasi Si Centing di Piknik Hub Malang

Malang, 3 Juli 2024 – Let’s Play Indonesia memfasilitasi acara kunjungan Yayasan Sikola Mombine yang berlangsung di Piknik Hub Malang. Acara ini dihadiri oleh empat orang trainer dari Sikola Mombine, sebuah organisasi pendidikan di Palu. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk melatih para trainer dalam menguasai penggunaan aplikasi Si Centing, sebuah game simulasi yang bertujuan meningkatkan wawasan tentang pencegahan stunting.

Tujuan Acara

Acara ini dirancang untuk memberikan pelatihan intensif kepada para trainer dari Sikola Mombine mengenai penggunaan aplikasi Si Centing. Dengan menguasai aplikasi ini, para trainer diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan tentang pencegahan stunting kepada masyarakat di Palu, melalui pendekatan yang interaktif dan edukatif.

Rangkaian Kegiatan

Pelatihan dimulai dengan sesi pembukaan dan perkenalan antara tim Let’s Play Indonesia dan para trainer dari Sikola Mombine. Sesi ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat para peserta dan menjelaskan tujuan serta agenda pelatihan.

Tim Let’s Play Indonesia memperkenalkan aplikasi Si Centing, termasuk fitur-fitur utama dan manfaat dari penggunaan game simulasi ini dalam edukasi pencegahan stunting. Para trainer diberikan penjelasan tentang latar belakang pengembangan aplikasi dan bagaimana aplikasi ini dapat digunakan sebagai alat bantu edukasi yang efektif.

Sesi berikutnya berfokus pada pelatihan teknis penggunaan aplikasi Si Centing. Para trainer diajarkan cara mengoperasikan aplikasi, mulai dari instalasi, navigasi, hingga penggunaan fitur-fitur khusus dalam game. Latihan praktis diberikan untuk memastikan setiap trainer merasa nyaman dan percaya diri dalam menggunakan aplikasi tersebut.

Para trainer kemudian melakukan simulasi menggunakan aplikasi Si Centing, di bawah bimbingan tim Let’s Play Indonesia. Sesi ini memberikan kesempatan kepada para trainer untuk menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh dalam situasi nyata, serta mengeksplorasi berbagai skenario yang mungkin dihadapi saat mengedukasi masyarakat.

Sesi diskusi dan tanya jawab diadakan untuk membahas pengalaman selama pelatihan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul. Para trainer berbagi pandangan dan memperoleh klarifikasi mengenai penggunaan aplikasi serta cara mengatasi tantangan yang mungkin timbul di lapangan.

Acara ditutup dengan tim Let’s Play Indonesia memberikan umpan balik positif dan mengapresiasi partisipasi aktif dari para trainer. Para trainer juga memberikan tanggapan mereka mengenai pelatihan dan manfaat yang mereka peroleh.

Let’s Play Indonesia merasa senang dapat menyambut para trainer dari Yayasan Sikola Mombine dan memberikan pelatihan tentang aplikasi Si Centing. Melalui pelatihan ini, para trainer dapat membawa pengetahuan yang berharga tentang pencegahan stunting ke komunitas mereka di Palu. Tim Let’s Play Indonesia juga berharap aplikasi Si Centing dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya pencegahan stunting.

Para trainer dari Sikola Mombine menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang pelatihan. Mereka berpartisipasi aktif dalam setiap sesi dan menyampaikan apresiasi mereka atas kesempatan untuk belajar langsung dari tim Let’s Play Indonesia. Para trainer merasa bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dan memberikan mereka keterampilan baru yang dapat diterapkan di komunitas mereka.

Kesimpulan

Acara Kunjungan Sikola Mombine yang diselenggarakan oleh Let’s Play Indonesia berhasil mencapai tujuannya untuk melatih para trainer dalam penggunaan aplikasi Si Centing. Melalui pelatihan yang komprehensif dan interaktif, para trainer memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengedukasi masyarakat tentang pencegahan stunting. Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi upaya peningkatan kesadaran tentang stunting di Palu.

Kontak Media

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, silakan hubungi:

Let’s Play Indonesia
Email: info@letsplay.id
Telepon: +62 857-3362-4943

Sesi Game-Based Learning bersama Siswa/i Insan Amanah di Malang Creative Center

Malang, 18 Juli 2024 – Let’s Play Indonesia dengan bangga menyelenggarakan acara Sesi Game Based Learning bersama Siswa/i Insan Amanah yang diadakan pada hari Kamis (18/7/2024), di Malang Creative Center (MCC). Acara ini dihadiri oleh 170 peserta yang terdiri dari 150 siswa kelas 7 hingga 9 SMP Insan Amanah dan 20 fasilitator.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan siswa tentang pentingnya kesadaran pajak melalui pendekatan Game-Based Learning dengan menggunakan Board Game Pesona (Pembangunan Ekonomi Sosial Negeri Aksi). Dengan menggunakan metode ini, diharapkan siswa dapat memahami konsep pajak dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Rangkaian Kegiatan

Acara dimulai pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dengan sesi perkenalan oleh fasilitator dari Let’s Play Indonesia. Para fasilitator memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan dari acara ini. Mereka juga memberikan gambaran umum tentang pentingnya pajak dalam pembangunan ekonomi dan sosial.

Setelah sesi perkenalan, fasilitator menjelaskan cara bermain Board Game Pesona kepada para siswa. Board Game ini dirancang untuk mensimulasikan skenario pembangunan ekonomi dan sosial, di mana pemain harus membuat keputusan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Melalui permainan ini, siswa diajak untuk memahami bagaimana pajak berkontribusi pada pembangunan dan pelayanan publik.

Selanjutnya, para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil, masing-masing terdiri dari 10 siswa dan dipandu oleh seorang fasilitator. Total ada 15 fasilitator yang membantu jalannya permainan, terdiri dari 10 guru Insan Amanah dan 5 fasilitator dari Let’s Play Indonesia. Setiap kelompok diberikan satu set Board Game Pesona dan memulai sesi bermain.

Selama sesi bermain, para siswa terlibat aktif dalam membuat keputusan strategis yang mempengaruhi perkembangan ekonomi dan sosial dalam permainan. Fasilitator mengamati dan memberikan panduan jika diperlukan, memastikan setiap kelompok memahami dan mengikuti aturan permainan dengan baik.

Setelah sesi bermain selesai, diadakan sesi menggali makna di mana para siswa diajak untuk merefleksikan pengalaman mereka selama permainan. Diskusi ini dipimpin oleh fasilitator yang menggali pemahaman siswa tentang peran pajak dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Para siswa berbagi pandangan mereka dan belajar dari pengalaman satu sama lain.

Let’s Play Indonesia senang dapat bekerja sama dengan Insan Amanah dalam acara ini. Game-Based Learning adalah metode yang efektif untuk membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan partisipatif. Kami berharap melalui permainan Board Game Pesona, para siswa dapat memahami pentingnya pajak dan bagaimana kontribusi mereka dapat membantu membangun negara.

Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara berlangsung. Mereka terlibat aktif dalam setiap sesi dan memberikan tanggapan positif mengenai manfaat dari metode pembelajaran berbasis permainan. Banyak siswa yang menyatakan bahwa mereka mendapatkan wawasan baru dan merasa lebih termotivasi untuk belajar tentang pajak dan peran mereka dalam masyarakat.

Kesimpulan

Acara Sesi Game Based Learning Bersama Siswa/i Insan Amanah yang diselenggarakan oleh Let’s Play Indonesia berhasil mencapai tujuannya untuk meningkatkan wawasan siswa tentang kesadaran pajak. Melalui sesi yang interaktif dan praktis, para siswa memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memahami peran pajak dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi metode pengajaran di Insan Amanah, serta meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya kontribusi mereka sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

Kontak Media

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, silakan hubungi:

Let’s Play Indonesia
Email: info@letsplay.id
Telepon: +62 857-3362-4943

Podcast bersama American Corner UNAIR dan KonJen AS: Mengupas Perkembangan Game Developer dalam Pendidikan

Malang, 19 Juli 2024 – American Corner Universitas Airlangga (UNAIR) telah menyelenggarakan podcast yang mempertemukan KonJen (Konsul Jenderal) Amerika Serikat dengan para peserta untuk mendiskusikan perkembangan industri game developer dan penerapannya dalam dunia pendidikan. Acara ini diadakan pada hari Jumat (19/7/2024) dan diikuti oleh Let’s Play Indonesia bersama dengan American Corner UNAIR.

Tujuan utama dari podcast ini adalah untuk menggali wawasan tentang bagaimana industri game developer berkembang dan bagaimana teknologi game dapat diterapkan dalam konteks pendidikan. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang peluang dan tantangan yang dihadapi oleh para pengembang game serta bagaimana game dapat digunakan sebagai alat edukasi yang efektif.

Rangkaian Kegiatan

Podcast ini dimulai dengan perkenalan dari moderator acara yang memperkenalkan peserta dan pembicara utama, yaitu Konsul Jenderal Amerika Serikat. Perkenalan ini memberikan gambaran singkat tentang latar belakang dan tujuan dari diskusi yang akan berlangsung.

Selanjutnya, Konsul Jenderal Amerika Serikat memaparkan pandangan umum tentang perkembangan industri game developer, khususnya di Amerika Serikat. Beliau menjelaskan bagaimana industri ini telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir dan berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh para pengembang game untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih interaktif dan mendidik.

Diskusi kemudian beralih ke topik utama, yaitu penerapan teknologi game dalam pendidikan. Konsul Jenderal mengungkapkan berbagai contoh bagaimana game dapat digunakan sebagai alat bantu belajar yang efektif, mulai dari game edukasi yang dirancang khusus untuk mengajarkan konsep-konsep tertentu hingga penggunaan elemen gamifikasi dalam pembelajaran sehari-hari untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa.

Para peserta dari American Corner UNAIR juga berkesempatan untuk berbagi pandangan dan pengalaman mereka. Mereka mengajukan pertanyaan tentang bagaimana cara terbaik untuk mengintegrasikan game dalam kurikulum pendidikan dan bagaimana mengatasi tantangan yang mungkin muncul, seperti ketersediaan sumber daya dan penerimaan dari pihak sekolah.

Diskusi ini berlangsung dengan sangat interaktif, di mana setiap peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan. Konsul Jenderal Amerika Serikat memberikan jawaban yang mendalam dan komprehensif, serta menawarkan berbagai saran praktis berdasarkan pengalaman dan pengetahuan beliau.

Kesimpulan

Podcast bersama American Corner UNAIR dan Konsul Jenderal Amerika Serikat berhasil mencapai tujuannya untuk mendiskusikan perkembangan industri game developer dan penerapannya dalam pendidikan. Melalui diskusi yang interaktif dan informatif, para peserta memperoleh pengetahuan yang berharga tentang peluang dan tantangan dalam integrasi game dalam pembelajaran. Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan di Indonesia dan mendorong inovasi lebih lanjut dalam penggunaan teknologi game.

Kontak Media

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, silakan hubungi:

Let’s Play Indonesia
Email: info@letsplay.id
Telepon: +62 857-3362-4943

Sesi DIKST KEMENKOP: Meningkatkan Kolaborasi Kewirausahaan Melalui Game-Based Learning

Malang, 20 Juli 2024 – Let’s Play Indonesia telah ikut serta mengambil peran dalam kegiatan bootcamp yang diselenggarakan oleh Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains & Teknologi Kementerian Koperasi (DIKST KEMENKOP) pada hari Sabtu (20/7/2024), di THE 1O1 Malang OJ. Acara ini dihadiri oleh 40 peserta yang berasal dari 20 startup yang bergerak di bidang agrikultural.

Tujuan utama dari acara ini adalah untuk memberikan wawasan dan gagasan baru kepada para peserta mengenai pentingnya kerjasama dan kolaborasi dalam tim kewirausahaan. Melalui sesi ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bekerja sama dan mengembangkan strategi bisnis yang efektif.

Rangkaian Kegiatan

Pada hari kedua bootcamp, Let’s Play Indonesia hadir untuk memfasilitasi sesi bermain Board Game Business Craft. Sesi ini dirancang untuk mensimulasikan dinamika dunia bisnis dan kewirausahaan melalui permainan yang interaktif dan mendidik. Acara dilakukan pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB dan dimulai dengan sesi perkenalan oleh fasilitator dari Let’s Play Indonesia. Fasilitator memperkenalkan diri dan memberikan gambaran umum tentang tujuan dan manfaat dari sesi ini.

Setelah perkenalan, fasilitator menjelaskan aturan dan cara bermain Board Game Business Craft. Permainan ini dirancang untuk menantang peserta dalam mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya sebagai objektif utama. Namun, setiap ronde permainan akan menghadirkan dinamika yang kompleks, seperti perbedaan pendapat antar individu dan persaingan antar kompetitor. Hal ini bertujuan untuk mensimulasikan situasi nyata dalam dunia bisnis di mana kolaborasi dan negosiasi sangat penting.

Para peserta dibagi menjadi empat meja, masing-masing terdiri dari lima tim dengan dua orang per tim dan satu orang fasilitator. Setiap kelompok diberikan satu set Board Game Business Craft dan memulai sesi bermain. Selama permainan, para peserta harus membuat keputusan strategis, bernegosiasi dengan anggota tim, dan mengatasi tantangan yang muncul. Fasilitator mengamati dan memberikan panduan jika diperlukan, memastikan setiap kelompok memahami dan mengikuti aturan permainan dengan baik.

Sesi bermain berlangsung selama dua jam, di mana para peserta terlibat aktif dalam setiap aspek permainan. Mereka belajar bagaimana berkomunikasi secara efektif, membuat keputusan yang cepat dan tepat, serta mengelola sumber daya yang tersedia untuk mencapai tujuan tim. Pengalaman ini memberikan wawasan praktis tentang pentingnya kolaborasi dan strategi dalam mengembangkan bisnis.

Setelah sesi bermain selesai, diadakan sesi menggali makna di mana para peserta diajak untuk merefleksikan pengalaman mereka selama bermain. Diskusi ini dipimpin oleh fasilitator yang menggali pemahaman peserta tentang dinamika yang mereka hadapi selama permainan. Para peserta berbagi pandangan mereka dan belajar dari pengalaman satu sama lain tentang bagaimana cara terbaik untuk berkolaborasi dan mengatasi tantangan dalam tim kewirausahaan.

Let’s Play Indonesia sangat senang dapat berpartisipasi dalam rangkaian acara bootcamp DIKST KEMENKOP ini. Melalui Board Game Business Craft, Let’s Play Indonesia berharap para peserta dapat memahami pentingnya kerjasama dan strategi dalam bisnis. Sesi ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis yang mendalam tentang bagaimana bekerja dalam tim dan mengatasi tantangan bersama.

Para peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara berlangsung. Mereka terlibat aktif dalam setiap sesi dan memberikan tanggapan positif mengenai manfaat dari metode pembelajaran berbasis permainan ini. Banyak peserta yang menyatakan bahwa mereka mendapatkan wawasan baru dan merasa lebih siap untuk menerapkan strategi kolaboratif dalam bisnis mereka.

Kesimpulan

Acara Sesi DIKST KEMENKOP yang diselenggarakan oleh Let’s Play Indonesia berhasil mencapai tujuannya untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan peserta dalam kolaborasi kewirausahaan. Melalui sesi yang interaktif dan praktis, para peserta memperoleh pengetahuan yang berharga tentang dinamika bisnis dan pentingnya bekerja sama dalam tim. Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan startup agrikultur di Indonesia dan mendorong inovasi lebih lanjut dalam kewirausahaan.

Kontak Media

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, silakan hubungi:

Let’s Play Indonesia
Email: info@letsplay.id
Telepon: +62 857-3362-4943

Sesi Main Bersama Koperasi 3G: Menggabungkan Pembelajaran dan Permainan melalui Game-Based Learning

Malang, 21 Juli 2024 – Pada hari Minggu (21/7/2024), Let’s Play Indonesia telah menyelenggarakan acara “Sesi Main Bersama Koperasi 3G” di Malang. Acara ini dihadiri oleh 25 peserta yang berasal dari Koperasi Glintung Go Green (3G). Dengan tujuan untuk mengenalkan konsep koperasi siswa melalui game-based learning, acara ini berhasil menciptakan suasana interaktif dan edukatif.

Acara ini bertujuan untuk mengajarkan peserta tentang konsep koperasi siswa melalui permainan edukatif dan interaktif. Selain itu, sesi ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang dinamika kerjasama dan kompetisi dalam dunia bisnis melalui penggunaan board game.

Rangkaian Kegiatan

Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan kegiatan ice breaking yang dirancang untuk mencairkan suasana dan mempersiapkan peserta sebelum memulai permainan utama. Ice breaking ini berhasil menciptakan atmosfer yang santai dan menyenangkan, memudahkan peserta untuk berinteraksi dan mengenal satu sama lain.

Setelah ice breaking, Arif Bawono, co-founder Let’s Play Indonesia, memberikan briefing mengenai jenis dan informasi permainan yang akan dilakukan. Beliau menjelaskan secara rinci tentang board game yang akan dimainkan, yaitu Business Craft, serta tujuan dan manfaat dari sesi ini.

Sesi permainan dibagi menjadi tiga meja, dengan setiap meja terdiri dari lima tim. Setiap tim beranggotakan dua hingga tiga orang dan didampingi oleh satu fasilitator. Para peserta ditantang untuk mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya sebagai tujuan utama permainan. Namun, setiap ronde permainan memperkenalkan dinamika yang menggambarkan tantangan nyata dalam dunia bisnis, seperti perbedaan pendapat antar individu dan persaingan antar kompetitor.

Permainan Business Craft berlangsung selama dua jam, dimulai dengan sesi perkenalan, penjelasan cara bermain, sesi bermain, dan diakhiri dengan sesi menggali makna. Sesi menggali makna ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk merefleksikan pengalaman mereka, berbagi pandangan, dan belajar dari situasi yang dihadapi selama permainan. Diskusi ini dipandu oleh fasilitator yang membantu mengarahkan pemahaman peserta tentang pentingnya kerjasama, strategi, dan komunikasi dalam bisnis.

Setelah sesi Business Craft selesai, peserta menikmati istirahat dan makan siang hingga pukul 13.00 WIB. 

Sesi berikutnya adalah playtest bermain Kopsis Story, yang bertujuan untuk mengenalkan konsep koperasi siswa kepada peserta. Metode yang digunakan dalam sesi ini serupa dengan sesi sebelumnya: dimulai dengan perkenalan, penjelasan cara bermain, sesi bermain, dan ditutup dengan sesi menggali makna. Sesi Kopsis Story berlangsung selama satu jam, dimana peserta diajak untuk memahami bagaimana koperasi siswa dapat berfungsi dan memberikan manfaat dalam lingkungan sekolah.

Pada kesempatan ini, Let’s Play Indonesia merasa senang dapat hadir dan berkolaborasi dengan Koperasi 3G untuk menyelenggarakan acara ini. Melalui game-based learning, Let’s Play Indonesia berharap peserta tidak hanya belajar tentang konsep koperasi siswa tetapi juga merasakan langsung dinamika yang terjadi dalam dunia bisnis. Sesi ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif.

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara. Mereka terlibat aktif dalam setiap sesi dan memberikan tanggapan positif mengenai manfaat dari metode pembelajaran berbasis permainan ini. Banyak peserta yang menyatakan bahwa mereka mendapatkan wawasan baru tentang konsep koperasi siswa dan strategi bisnis, serta merasa lebih siap untuk menerapkan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Acara “Sesi Main Bersama Koperasi 3G” yang diselenggarakan oleh Let’s Play Indonesia berhasil mencapai tujuannya untuk mengenalkan konsep koperasi siswa dan meningkatkan pemahaman peserta tentang dinamika bisnis melalui game-based learning. Dengan pendekatan yang interaktif dan edukatif, acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan koperasi siswa dan mendorong inovasi dalam pembelajaran bisnis di Indonesia.

Kontak Media

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, silakan hubungi:

Let’s Play Indonesia
Email: info@letsplay.id
Telepon: +62 857-3362-4943

Sosialisasi Pencegahan Stunting Bersama Siswa SMP Santa Maria 1 Malang

Dalam rangka meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pencegahan stunting, Let’s Play Indonesia mengadakan sosialisasi di SMP Santa Maria 1 Malang. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi siswa tentang stunting dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.

Kegiatan dimulai dengan sesi perkenalan yang dinamis dan penuh gaya. Fasilitator dari LetsPlay Indonesia memperkenalkan diri mereka dengan cara kreatif dan menarik, menciptakan suasana yang akrab dan antusias di kalangan siswa. Perkenalan ini tidak hanya membuat siswa merasa lebih dekat dengan fasilitator tetapi juga membuka komunikasi yang lebih baik sepanjang acara.

Sesi Bermain Game Si Centing

M Kholidan Ahda, salah satu fasilitator, menekankan bahwa stunting adalah masalah serius yang harus diatasi sejak dini. “Stunting berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Melalui edukasi ini, kami berharap siswa-siswi dapat memahami pentingnya gizi seimbang dan kebersihan lingkungan,” kata Ahda.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi bermain game edukatif “Si Centing”. Game ini dirancang untuk mengajarkan siswa tentang pencegahan stunting melalui simulasi yang interaktif dan menyenangkan. Melalui permainan ini, siswa belajar tentang pentingnya asupan nutrisi yang cukup dan menjaga kebersihan lingkungan. Para siswa terlihat sangat antusias dan menikmati permainan ini. “Game Si Centing sangat seru dan membantu saya memahami lebih banyak tentang stunting. Saya jadi lebih tahu bagaimana cara mencegahnya,” ungkap seorang peserta, Clara Lestari. Siswa lainnya, Budi Santoso, juga memberikan tanggapan positif. “Belajar melalui game sangat menyenangkan dan tidak membosankan. Saya sekarang lebih paham tentang pentingnya gizi yang baik,” kata Budi.

Penutup

Dengan kegiatan sosialisasi ini, Let’s Play Indonesia berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa-siswi SMP Santa Maria 1 Malang mengenai pentingnya pencegahan stunting. Melalui metode pembelajaran inovatif seperti game Si Centing, diharapkan siswa-siswi dapat menerapkan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari dan menyebarkannya kepada teman-teman dan keluarga. Let’s Play Indonesia berkomitmen untuk terus mengedukasi dan mensosialisasikan pentingnya pencegahan stunting melalui cara-cara yang interaktif dan menarik. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesehatan generasi muda.

Sosialisasi Pencegahan Stunting Bersama Siswa SMPN 24 Malang

Dalam rangka meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pencegahan stunting, Let’s Play Indonesia menyelenggarakan sosialisasi di SMPN 24 Malang. Kegiatan ini dirancang untuk mengedukasi siswa-siswi tentang stunting dengan cara yang menarik dan interaktif.

Acara dimulai dengan sesi perkenalan yang dinamis dan penuh gaya. Para fasilitator dari Let’s Play Indonesia memperkenalkan diri mereka dengan cara yang kreatif dan menarik, sehingga menciptakan suasana yang menyenangkan dan antusias di kalangan siswa. Perkenalan ini tidak hanya membuat siswa merasa lebih dekat dengan fasilitator, tetapi juga membuka jalan untuk komunikasi yang lebih baik selama sesi berlangsung.

Hasil Bermain Game Si Centing

M Kholidan Ahda, salah satu fasilitator, menekankan bahwa stunting adalah masalah serius yang harus diatasi sejak dini. “Stunting berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Melalui edukasi ini, kami berharap siswa-siswi dapat memahami pentingnya gizi seimbang dan kebersihan lingkungan,” kata Ahda.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan bermain game edukatif “Si Centing”. Game ini dirancang untuk mengajarkan siswa tentang pencegahan stunting melalui simulasi yang interaktif dan menyenangkan. Melalui permainan ini, siswa belajar mengenai pentingnya asupan nutrisi yang cukup dan menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah stunting. Para siswa terlihat sangat antusias dan menikmati permainan ini. “Game Si Centing sangat seru dan membantu saya memahami lebih banyak tentang stunting. Saya jadi lebih tahu bagaimana cara mencegahnya,” ungkap seorang peserta, Laila Sari. Siswa lainnya, Arif Nugroho, juga memberikan tanggapan positif. “Belajar melalui game sangat menyenangkan dan tidak membosankan. Saya sekarang lebih paham tentang pentingnya gizi yang baik,” kata Arif.

Penutup

Dengan kegiatan sosialisasi ini, Let’s Play Indonesia berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa-siswi SMPN 24 Malang mengenai pentingnya pencegahan stunting. Melalui metode pembelajaran yang inovatif seperti game Si Centing, diharapkan siswa-siswi dapat menerapkan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari dan menyebarkannya kepada teman-teman dan keluarga. Let’s Play Indonesia berkomitmen untuk terus mengedukasi dan mensosialisasikan pentingnya pencegahan stunting melalui cara-cara yang interaktif dan menarik. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesehatan generasi muda.

Sosialisasi Pencegahan Stunting Bersama Siswa SMPN 23 Malang

Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang stunting, Let’s Play Indonesia mengadakan sosialisasi di SMPN 23 Malang. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi siswa-siswi mengenai pentingnya pencegahan stunting melalui metode yang interaktif dan menyenangkan.

Kegiatan dimulai dengan sesi pemberian materi tentang stunting yang dipimpin oleh tim fasilitator dari Let’s Play Indonesia. Materi yang disampaikan meliputi pengertian stunting, penyebab, dampak jangka panjang, dan cara pencegahannya. Fasilitator menggunakan pendekatan yang mudah dipahami oleh siswa-siswi dengan bantuan visualisasi dan contoh-contoh nyata.

Sesi Bermain Game Si Centing

M Kholidan Ahda, salah satu fasilitator, menekankan bahwa stunting adalah masalah serius yang harus diatasi sejak dini. “Stunting berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Melalui edukasi ini, kami berharap siswa-siswi dapat memahami pentingnya gizi seimbang dan kebersihan lingkungan,” kata Ahda.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi bermain game edukatif “Si Centing”. Game ini dirancang untuk mengajarkan konsep pencegahan stunting dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Melalui simulasi dalam game, siswa-siswi diajak untuk memahami pentingnya nutrisi dan kebersihan lingkungan dalam mencegah stunting. Bermain game Si Centing tidak hanya membuat pembelajaran lebih menyenangkan, tetapi juga membantu siswa-siswi mengingat informasi penting dengan lebih baik. “Saya sangat menikmati permainan ini. Selain seru, saya jadi lebih paham tentang pentingnya gizi yang baik dan menjaga kebersihan,” kata seorang peserta, Dinda Pratiwi. Antusiasme siswa-siswi terlihat jelas selama sesi bermain game. Salah satu peserta, Dinda Pratiwi, mengungkapkan bahwa metode pembelajaran melalui game sangat efektif dan menyenangkan. “Saya sangat menikmati permainan ini. Selain seru, saya jadi lebih paham tentang pentingnya gizi yang baik dan menjaga kebersihan,” kata Dinda. Rekan sekelasnya, Rizky Ananda, juga memberikan tanggapan positif. “Game Si Centing sangat membantu saya untuk mengerti lebih banyak tentang stunting. Ini adalah cara belajar yang sangat menyenangkan,” ujar Rizky.

Penutup

Dengan kegiatan sosialisasi ini, Let’s Play Indonesia berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa-siswi SMPN 23 Malang mengenai pentingnya pencegahan stunting. Melalui metode pembelajaran yang inovatif seperti game Si Centing, diharapkan siswa-siswi dapat mengaplikasikan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari dan menyebarkannya kepada teman-teman dan keluarga. Let’s Play Indonesia berkomitmen untuk terus mengedukasi dan mensosialisasikan pentingnya pencegahan stunting melalui metode yang interaktif dan menarik. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesehatan generasi muda.

Sosialisasi Pencegahan Stunting Bersama Siswa SMP Brawijaya Smart School

Let’s Play Indonesia, sebuah start-up edukasi yang menggabungkan teknologi dan permainan untuk pembelajaran, kembali mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting. Kali ini, sosialisasi dilakukan di SMP Brawijaya Smart School dengan batch ke-11 dari program mereka menggunakan game edukatif “Si Centing” (Simulasi Cegah Stunting).

Acara dimulai dengan sesi perkenalan yang interaktif dan menyenangkan. Tim fasilitator dari LetsPlay Indonesia mengajak siswa-siswi untuk saling mengenal melalui permainan dan ice-breaking activities. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang akrab dan nyaman, sehingga siswa-siswi lebih siap menerima materi yang akan disampaikan.

Bermain Game Si Centing

M Kholidan Ahda, salah satu fasilitator, menekankan bahwa stunting adalah masalah serius yang harus diatasi sejak dini. “Stunting berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Melalui edukasi ini, kami berharap siswa-siswi dapat memahami pentingnya gizi seimbang dan kebersihan lingkungan,” kata Ahda.

Sesi berikutnya adalah bermain game edukatif “Si Centing”. Melalui game ini, siswa-siswi dapat belajar mengenai pencegahan stunting dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Game ini memberikan simulasi tentang pentingnya asupan vitamin dan dampak lingkungan terhadap kesehatan. Dengan bermain game, siswa-siswi dapat lebih mudah memahami konsep-konsep yang disampaikan dibandingkan hanya melalui penjelasan teori. Salah satu peserta, Anisa Putri, menyatakan bahwa pembelajaran melalui game sangat menarik dan membantu memahami materi dengan lebih baik. “Saya senang sekali bisa belajar melalui game Si Centing. Jadi tidak bosan dan lebih paham tentang pentingnya mencegah stunting,” ujar Anisa. Rekan sekelasnya, Fajar Pratama, juga merasakan hal yang sama. “Metode ini sangat inovatif dan menyenangkan. Saya jadi tahu pentingnya asupan gizi yang baik dan menjaga lingkungan sehat,” kata Fajar.

Penutup​

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, Let’s Play Indonesia berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa-siswi SMP Brawijaya Smart School tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesehatan generasi muda. Let’s Play Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi dengan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak siswa untuk menjaga kesehatan dan mengedukasi teman-temannya tentang pentingnya pencegahan stunting.