Let’s Play Indonesia dengan bangga mengumumkan partisipasinya dalam Festival Nusantara Bermain Bermakna, sebuah inisiatif dari Ludere Nusantara (Ludenara). Festival ini bertujuan untuk menampilkan hasil karya 13 guru terbaik dari berbagai kota di Indonesia yang menggunakan game edukasi dalam pengajaran.
Festival yang diadakan di Semarang pada tanggal 5 Mei 2023 ini diikuti oleh lebih dari 80 sekolah di seluruh Indonesia. Acara ini menampilkan metode inovatif yang dikembangkan oleh para guru dalam melibatkan permainan sebagai bagian dari pendekatan pengajaran mereka. Eko Nugroho, Penasehat Yayasan Ludenara dan Ketua Program, menjelaskan bahwa Festival Nusantara Bermain Bermakna adalah hasil dari program dua tahun yang mengajarkan guru-guru cara mendesain dan memanfaatkan permainan edukasi untuk menciptakan proses belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna.
Acara ini memberikan kesempatan bagi para guru “Champions” untuk memamerkan permainan edukasi yang mereka rancang dan berbagi pengalaman mereka dalam mengajar dengan game. “Kami percaya bahwa game edukasi dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa untuk belajar. Selain itu, game edukasi juga dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan kritis, kreativitas, dan kolaborasi,” kata Eko Nugroho.
Dhinar, seorang guru dari Sekolah Alam Bogor yang berpartisipasi dalam program ini, mengungkapkan antusiasmenya. Menurutnya, dalam era teknologi maju dan keberadaan Artificial Intelligence (AI), guru harus bersaing dengan derasnya arus informasi. Oleh karena itu, dia sangat mengapresiasi kesempatan untuk menggunakan game sebagai media pembelajaran. “Dalam program ini, hal yang paling penting adalah mengubah paradigma proses belajar kepada siswa. Yang dulunya konvensional dan menegangkan, kini dibuat lebih menyenangkan dan anak-anak bisa mengikuti proses belajar dengan gembira,” ujarnya.
Let’s Play Indonesia, sebuah organisasi yang berkomitmen untuk memberikan pendekatan pembelajaran inovatif dan interaktif melalui game edukasi, percaya bahwa game edukasi adalah cara efektif untuk melibatkan siswa dan membantu mereka mengembangkan keterampilan yang diperlukan di abad ke-21. Dengan partisipasinya dalam Festival Nusantara Bermain Bermakna, Let’s Play Indonesia berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui metode pembelajaran yang lebih menyenangkan dan bermakna.
Untuk informasi lebih lanjut tentang partisipasi Let’s Play Indonesia dalam Festival Nusantara Bermain Bermakna, kunjungi letsplayindonesia.com.
Tanduria.co, platform urban farming yang fokus pada edukasi bertanam bagi petani rumahan, akan mengadakan acara “Gatheria (Gathering Bersama Tanduria)” bertajuk “Salam Ceria dari Tanduria”. Acara ini akan digelar pada Minggu, 5 Maret 2023, di Brojans Cafe, Kota Malang mulai pukul 08.00 WIB. Gatheria kali ini didukung oleh beberapa komunitas seperti Bunuhdiristudio (komunitas mural), Difabel Kota Malang, Warung Smeleh, dan Letsplay.id. Warkit Event Production juga turut mendukung kelancaran acara ini. Meskipun terbuka untuk umum dan gratis, kuota acara ini dibatasi hanya untuk 100 orang sehingga pendaftaran terlebih dahulu sangat dianjurkan.
Acara akan dimulai dengan workshop bertema “Kebun Bebas Hama”, diikuti oleh sharing talkshow yang membahas topik seputar lingkungan dan keberlanjutan. Akan ada juga tukar kado menarik dari Tandurians (sebutan followers Tanduria) yang berisi surat-surat yang akan dibacakan oleh teman-teman dari tanduria.co. Selain itu, karya-karya dari komunitas mural Bunuhdiristudio akan dilelang dan hasilnya disumbangkan untuk teman-teman Difabel Kota Malang.
Di sela-sela acara, peserta akan mendapatkan souvenir gratis dan hiburan live musik. Bunuhdiristudio juga akan menampilkan aksi live mural yang diproduksi langsung di acara tersebut. Media lokal seperti Jatimtimes.com, Tugumalang.id, dan Satukanal.com turut mendukung acara ini.
Aditya Wicaksono, salah satu Founder Tanduria.co, menyatakan antusiasmenya terhadap acara ini dan berharap masyarakat banyak yang hadir. Namun, karena keterbatasan tempat, kuota dibatasi untuk 100 orang. Untuk pendaftaran, bisa dilakukan melalui akun Instagram @tanduria.co atau link https://link.tanduria.co/contactpersongatheria. Acara ini juga membuka kesempatan bagi partner yang ingin mendukung melalui sponsorship dengan menghubungi panitia melalui Instagram @tanduria.co.
Tanduria.co adalah platform urban farming di Indonesia yang fokus pada edukasi bertanam bagi petani rumahan dan menyediakan peralatan berkebun melalui toko retail mereka. Dengan hampir 140 ribu pengikut di Instagram, Tanduria memberikan konsultasi gratis dan kelas online tentang bertanam yang sudah diikuti lebih dari 1300 peserta. Tanduria mengusung konsep bertanam dengan ceria, baik dalam penyampaian materi yang sederhana maupun metodologi bertanam yang mendukung perbaikan lahan tanam secara organik.
Let’s Play Indonesia menyelenggarakan Workshop 3D Printing di Kaliwatu Cafe, Batu, sebagai bagian dari Game Lab Program mereka. Acara ini bertujuan untuk memberikan keterampilan tambahan dan memfasilitasi kreativitas para siswa.
Workshop 3D Printing ini mencakup berbagai materi seperti Introduction to 3D Printing, Importance of 3D Printing, dan Basic 3D Printing Techniques. Peserta workshop diperkenalkan pada dasar-dasar 3D printing serta pentingnya teknologi ini dalam berbagai industri.
Melalui workshop ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan baru dalam 3D printing dan menerapkannya dalam proyek-proyek kreatif. Let’s Play Indonesia terus mendukung pengembangan keterampilan teknis dan kreativitas siswa melalui program-program edukatif seperti ini.




Di era digitalisasi, perusahaan rintisan (startup) di tanah air terus berkembang pesat, termasuk di Kota Malang yang dikenal sebagai kawasan ekonomi kreatif. Salah satu startup yang menonjol adalah Let’s Play Indonesia, sebuah platform edukasi bisnis yang menggunakan game, baik board game maupun online, sebagai media pembelajaran. Didirikan pada tahun 2019, Let’s Play Indonesia awalnya merupakan training center yang mengajak UMKM, perusahaan, dan startup belajar bisnis melalui simulasi atau game.
Arief Bawono Surya, Head of Creative and Product Development Let’s Play Indonesia, menjelaskan bahwa mereka menyediakan game yang sesuai dengan topik pengembangan skill yang dibutuhkan, seperti negosiasi, pemasaran produk, hingga manajemen keuangan. “Kami memiliki sekitar 111 varian game di katalog kami, yang meliputi berbagai aspek bisnis dan pendidikan,” kata Arief.
Let’s Play Indonesia telah memberikan materi untuk mahasiswa, UMKM, dan perusahaan besar, termasuk BUMN. Mereka juga menjalin kerja sama dengan perusahaan Singapura untuk game-based learning dan dengan Konsulat Jenderal Amerika selama enam bulan untuk mengajarkan dosen dan guru penggunaan game dalam pembelajaran di kelas. Terbaru, Let’s Play Indonesia diundang oleh Bank Indonesia untuk berpartisipasi dalam Festival Keuangan Digital di ajang G20, menunjukkan dukungan industri kreatif terhadap penggunaan game sebagai alat edukasi.
Arief berharap, Let’s Play Indonesia bisa terus membantu mengembangkan industri game di Indonesia dengan menggandeng desainer game lokal untuk memastikan industri ini terus tumbuh dan berkembang.
Malang Raya dikenal sebagai kawasan industri kreatif yang menghasilkan banyak startup. Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co) menginisiasi kegiatan Startup Brunch Time pada Sabtu (6/8) untuk mendukung pengembangan jejaring dan kolaborasi antar startup.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 21 pelaku startup, termasuk MyEco, BangBeli, Let’s Play Indonesia, Jagoan Cloud, dan Woreking. Selain berkumpul, mereka juga bertukar ilmu dan memperluas jejaring. CEO Ngalup Collaborative Network, Andina Paramitha, menjelaskan bahwa acara ini sangat dinanti oleh para startup untuk kebutuhan networking.
Peserta yang hadir aktif membangun jejaring dan menambah ilmu. Contohnya, startup Cara Bicara mengajak peserta lain untuk berbagi pengetahuan tentang pitching session. Acara ini juga memfasilitasi kolaborasi antar peserta, seperti Bang Beli dan Modal Kreatif yang berencana bekerja sama dalam pendanaan klien.
Andina juga mengungkapkan bahwa peserta menginginkan kegiatan berjejaring yang lebih luas lagi, seperti Techibition yang sebelumnya digelar. Ariq Nugraha, owner Woreking, mengaku senang dapat belajar dari pengalaman startup lain dan menjalin kolaborasi.
Let’s Play Indonesia berhasil scale up usahanya melalui jejaring dengan Ngalup.co dan kini menjadi wakil Malang di G20 di Bali. Sementara itu, MyEco mendapatkan lebih banyak klien dan menjadi mentor dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, menunjukkan peran Ngalup.co sebagai hub yang menghubungkan startup dengan venture capital, bank, komunitas, dan investor.
RELX International menggandeng Komerce dan Let’s Play Indonesia untuk meluncurkan program RELX Academy, bertujuan mencetak 600 wirausahawan muda. Penandatanganan MoU dilakukan secara daring pada Kamis, 14 Juli 2022.
Menurut Yudhistira Eka Saputra, General Manager RELX Indonesia, program ini akan melibatkan pelatihan keterampilan digital, kewirausahaan, dan keterampilan keuangan bagi anak muda. Program ini sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Filipina.
Komerce, sebuah lembaga pelatihan dari Purbalingga, fokus memberikan pelatihan bagi UMKM untuk menjual produk di marketplace. Let’s Play Indonesia, aktif sejak 2019, menyelenggarakan pembelajaran berbasis game bagi UMKM dan profesional muda di Jawa Timur dan Bali.
Arif Bawono Surya, Project Manager Let’s Play Indonesia, menyatakan keyakinannya bahwa pembelajaran berbasis game efektif untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti pemikiran kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. RELX yakin kolaborasi ini akan membawa dampak positif bagi komunitas lokal di Indonesia.
Let’s Play Indonesia dari Kota Batu menghadirkan inovasi pembelajaran bisnis melalui permainan. Dengan papan permainan mirip gim Monopoli, pemain mensimulasikan berbagai pekerjaan dalam sektor ekonomi seperti pemupukan tanah perkebunan dan pengelolaan perhiasan di Crystal Palace.
Permainan Let’s Play Indonesia bertujuan sebagai opsi pembelajaran bisnis sebelum seseorang melakukannya secara nyata. Gim ini dirancang untuk pembelajar usia dini, namun juga cocok untuk orang dewasa. Sistem pembelajaran fleksibel memungkinkan pemesanan workshop di berbagai lokasi seperti kafe, rumah, atau sekolah.
Let’s Play Indonesia juga rutin mengadakan event dan workshop di universitas-universitas di Kota Malang, menargetkan mahasiswa calon pendidik, mahasiswa ekonomi, dosen, dan umum.
Dengan game board sebagai medianya, Let’s Play Indonesia berhasil menggabungkan nuansa konvensional dan modern dalam aktivitas ekonomi, menawarkan pengalaman belajar bisnis yang interaktif dan menyenangkan bagi berbagai kalangan.